Tentang Basket
Kuy Olahraga Basket Supaya Sehat
Bola Basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri dari
dua tim dengan masing-masing tim berisi lima orang. Kedua tim tersebut saling
bertanding untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan
sebanyak-banyaknya.
Olahraga tersebut sangat populer di Amerika Serikat dan
penduduk di belahan bumi lainnya, seperti Eropa Selatan, Lithuania, hingga
Indonesia.
Tak sedikit kompetisi bola basket digelar setiap tahun,
seperti British Basketball League (BBL)
di Inggris, National Basketball
Association (NBA) di Amerika, hingga Indonesia Basketball League
(IBL).
Bola Basket bisa dilakukan di lapangan terbuka (outdoor) atau ruang tertutup (indoor). Standar internasional permainan
bola basket adalah empat babak, waktu setiap babaknya adalah 10 menit (4×10
menit), dengan jeda waktu istirahat 10 menit.
Namun, khusus untuk
ajang NBA, berbeda. Kompetisi tersebut menggunakan format 12 menit per babaknya
(4×12 menit).
Itulah sedikit ulasan
mengenai olahraga bola basket. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa memahami
sejarah, peraturan hingga manfaatnya.
Berikut ini rangkuman
mengenai sejarah, peraturan, dan manfaat bermain bola basket, seperti
dikutip dari laman Pengajar dan Merdeka, Rabu (2/12/2020).
Sejarah Olahraga Basket
Basket merupakan permainan yang diciptakan seorang guru
olahraga bernama James Naismith pada 1891-an. Kala itu, James ingin membuat
permainan yang bisa dimainkan murid-muridnya dalam ruangan tertutup, terutama
saat musim dingin.
Namun, basket yang
dilakukan James berbeda dari yang sekarang. James hanya membuat beberapa aturan
dasar agar bisa diterima banyak orang.
Beberapa aturan yang
diterapkan James, antara lain setiap tim terdiri dari sembilan orang dan tidak
adanya teknik dribble. Jadi, saat itu menggiring hanya dilakukan dengan cara
melempar bola.
Seiring berjalannya
waktu, pemainan ini terus berkembang dan mulai dinamakan sebagai basketball.
Permainan ini menyebar di Amerika dan terus berkembang pesat sampai sekarang.
Untuk wilayah Asia,
China menjadi satu di antara negara pertama yang mulai mengenal olahraga
basket, selain Jepang dan Filipina. Pada 1920-an, orang-orang China merantau ke
Indonesia dan secara tak langsung ikut memperkenalkan olahraga basket.
Pada 1930-an,
perkumpulan-perkumpulan basket mulai bermunculan di berbagai kota di Indonesia,
mulai di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Medan. Basket kemudian
makin berkembang pesat setelah Indonesia merdeka pada 1945.
Peraturan Bola Basket
Ilustrasi lapangan basket. /Unsplash
Berikut ini peraturan
dasar permainan bola basket:
1. Pemain ini dapat
melemparkan bola dari segala arah, di mana menggunakan satu di antara atau
kedua tangan.
2. Pemain tidak bola
berlari sambil memegang bola. Bola harus dilemparkan di titik pemain yang menerima
bola.
3. Bola harus
dipegang, baik di dalam atau di antara telapak tangan.
4. Pemain tidak
diperbolehkan menjegal pemain lawan dengan cara apa pun. Tindakan menjegal
lawan dapat dikenai sanksi pelanggaran yang berat.
5. Jika salah seorang
pemain melakukan kesalahan tiga kali berturut-turut, maka kesalahan tersebut
akan dihitung poin untuk lawan.
6. Poin ini akan
diperoleh jika bola yang dilemparkan masuk ke keranjang.
7. Jika bola akan
terlempar keluar dari arena pertandingan, maka yang berhak memainkannya pertama
kali merupakan seorang pemain pertama yang menyentuhnya.
8. Waktu pertandingan
ialah empat kuarter, yang masing-masing berdurasi 10 menit.
9. Tim yang berhasil
memasukkan bola ke ring dengan jumlah poin terbanyak itulah yang dinyatakan
sebagai pemenang.
Ukuran Lapangan Bola Basket
- Panjang: 28
meter
- Lebar: 15
meter
- Diameter
lingkaran tengah: 3,6 meter
- Jarak garis
tiga poin ke ring: 6,75 meter
- Jarak garis
busur ring basket: 1,25 meter
Ukuran Ring dan Tiangnya
- Tinggi
ring: 3,05 meter
- Diameter
ring: 45cm
- Jarak tiang
ring ke endline: 1 meter
- Panjang
papan pantul: 1,8×1,05 meter
- Ukuran
kotak tengah papan pantul: 59x45cm
- Jarak papan
pantul ke endline: 1,2 meter
Manfaat Bermain Bola Basket
Pebasket Denver Nuggets, Jerami Grant, memasukkan bola
saat melawan Los Angeles Clippers pada gim ketujuh semifinal playoff NBA di
Lake Buena Vista, Selasa (15/9/2020). Nuggets menang dengan skor 104-89.
(AP//Mark J. Terrill)
1. Melatih otot
tubuh. Faktanya, olahraga ini mampu menggerakkan seluruh organ tubuh secara
intens.
2. Menjaga ketahanan
tubuh. Gerakan-gerakan saat bermain bola basket dapat membuat badan menjadi
lincah sehingga mampu menjaga ketahanan tubuh.
3. Menahan imunitas
tubuh. Tak hanya buah-buahan yang mampu mengoptimalkan sistem imun tubuh,
tetapi olahraga bola basket juga bisa melakukannya.
4. Membangun
keseimbangan dan koordinasi tubuh. Bermain bola basket adalah olahraga yang
dilakukan antara kerja sama tangan, kaki, dan mata.
5. Meningkatkan
keterampilan motorik. Setiap pemain harus menggerakkan hampir seluruh anggota
tubuh, yang merupakan inti dalam olahraga ini sehingga mampu meingkatkan saraf
motorik.
6. Membentuk tubuh
ideal. Permainan bola basket adalah aktivitas yang sangat identik dengan
olahraga fisik, karena itulah kalori akan terbakar dengan sendirinya.
7. Tubuh menjadi
lebih tinggi. Tak sedikit atlet bola basket memiliki badan yang tinggi. Hal itu
dikarenakan permainan bola basket mampu meregangkan otot kaki, tulang belakang,
serta tulang kaki.
8. Menurunkan berat
badan. Olahraga bola basket dapat membakar sekitar 700-750 kalori yang ada
sehingga lemak yang berlebih akan hilang saat bermain.
9. Menghindari
osteoporosis. Hal ini bermanfaat lantaran melakukan aktivias lari dapat membuat
tulang-tulang dalam tubuh akan makin kuat jika dilakukan secara teratur.
10. Meningkatkan
kesehatan kardiovaskular. Bola basket adalah permainan cepat yang melibatkan
banyak lari, dribbling, berbalik cepat, passing, melompat, dan melempar bola ke
ring.
Sumber: Pengajar, Merdeka.com (Reporter: Rakha
Fahreza Widyananda. Published: 14/4/2020)
Komentar
Posting Komentar