Twitterran
Twitter sebagai Media Literasi Informasi bagi Mahasiswa
Teknologi berkembang begitu pesat membawa
dampak bagi kehidupan manusia. Alih fungsi teknologi tidak sebatas membantu
menyelesaikan pekerjaan, melainkan mampu berinteraksi secara luas melalui suatu
kontak media sosial.
Munculnya berbagai fitur media sosial yang
memberikan kemudahan bagi penggunanya, berupa layanan pesan, informasi,
tayangan aktual paling update seperti yang terdapat pada aplikasi
twitter.
Penggunaan twitter sangatlah populer
dikalangan masyarakat. menurut catatan Hootsuite, pengguna Twitter di Indonesia
mencapai 19,5 Juta orang, dan menjadi negara urutan ke lima pengguna twitter
terbesar di dunia. Terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19, mengharuskan
kegiatan berjalan secara daring di rumah.
Untuk itu, media massa berperan sangat penting
dalam meningkatkan potensi ditengah wabah pandemi. Mayoritas penggunaan twitter
adalah kalangan remaja keatas, salah satunya adalah kalangan mahasiswa.
Kecepatan dalam penyebaran informasi melalui
salah satu situs Twitter dengan ide social networking berbasis microblogging
untuk menjalin sosialisasi dunia maya, membentuk jaringan, dan memberikan
fasilitas bagi pengguna.
Literasi informasi sangatlah penting di era
komunikasi digital saat ini.
Penggunaan twitter sebagai sarana penunjang
informasi, memberikan dua sisi makna. Sisi positif dan sisi negatif.
Oleh karena itu, peranan kita sebagai seorang
mahasiswa harus bisa membedakan informasi fakta dan opini. Serta, perlunya
terbuka dengan perkembangan dan kemajuan, untuk bisa berkembang kearah yang
lebih maju.
Masing-masing individu memiliki pandangan
yang berbeda satu sama lain. Jika ia bisa memprioritaskan kemajuan media massa
sebagai hal yang berguna. Maka, ia akan menggenggam arti kesuksesan yang
sebenarnya.
Manfaat yang dapat dirasakan oleh mahasiswa
dalam penggunaan twitter sebagai pusat informasi adalah, menambah insight dan
wawasan baru dengan meluasnya relasi, mampu memonitor diri bahwasanya informasi
haruslah dianalisis terlebih dahulu sebelum mengartikan sebuah makna,
memperluas penggunaan kosakata bahasa dan kerangka berpikir kritis.
Dan masih banyak manfaat lainnya yang dapat
kita rasakan kedepannya. Teruslah mengkaji informasi lebih dalam, seperti kata
pepatah "Carilah Ilmu Walaupun Sampai Ke Negeri Cina, siapa yang menguasai
dunia informasi, sesungguhnya dia yang akan menguasai dunia". Bahwasanya
informasi yang bermanfaat akan berguna mengembangkan diri kearah yang lebih
maju.
Komentar
Posting Komentar